AR-RAIHAN.or.id - Tim PSB masih memberi kesempatan kepada putra-putri Anda untuk bergabung menjadi siswa-siswi SMPIT Ar-Raihan. Untuk Periode Juni--Juli 2013 ini, dibuka dua gelombang pendaftaran. Gelombang pertama 8-20 Juni 2013. Sementara untuk gelombang kedua dibuka pada 25 Juni sampai dengan 7 Juli 2013. Berikut rincian lengkap pendaftaran siswa baru SMPIT Ar-Raihan periode Juni--Juli 2013.
Waktu Pendaftaran
Kapasitas Siwa
Pembentukan dan pembangunan karakter merupakan salah satu persoalan besar bangsa yang selalu menjadi perhatian utama dalam dunia pendidikan. Berbagai macam ‘formula’ telah ditawarkan, dan hingga saat ini terus dan masih berproses menuju ke arah yang dicita-citakan.
Yayasan Ar-Raihan, yang berdedikasi untuk terus berkontribusi dalam memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa merasa terpanggil untuk segera membuka lembaga pendidikan formal menengah tingkat pertama, yaitu “Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Terpadu” Ar-Raihan.
Dibukanya SMPIT Ar-Raihan ini didasarkan pada beberapa realitas, bahwa:
Waktu Pendaftaran
Pendaftaran
|
Tes/Seleksi
|
Pengumuman
|
8-20 Juni
|
Ahad, 23 Juni
|
25 Juni 2013
|
25 Juni- 5 Juli
|
Ahad, 7 Juli
|
9Juli 2013
|
Kuota yang dibuka sebanyak 3 kelas, @ 22 orang sehingga berjumlah
66 siswa.
Syarat Pendaftaran
- Membayar biaya pendaftaran Rp. 100.000,-
- Mengisi formulir pendaftaran
- Menyerahkan fotokopi Nilai Raport SD/MI/pendidikan sederajat: Kelas 5 (smt I – II) dan kelas 6 (smt I) yang disahkan Kepala Sekolah.
- Fotokopi Ijazah 1 lbr yang dilegalisir atau surat Keterangan Lulus dari Kepala sekolah
- Pasfoto hitam putih uk. 3x4 cm sebanyak 4 lbr
- Foto kopi akte kelahiran 1 lbr
Tempat Pendaftaran
Gedung SDIT Ar-Raihan Bantul Manding Dawang Sabdodadi Bantul Telp. 0274-6632536 dan
0274-7024400
Lain-lain
Calon siswa yang tidak diterima pada tahap I,
bisa mendaftarkan kembali pada tahap II tanpa dipungut biaya pendaftaran lagi.
SEKILAS
PROFIL SMPIT
AR-RAIHAN
Pendahuluan
Pembentukan dan pembangunan karakter merupakan salah satu persoalan besar bangsa yang selalu menjadi perhatian utama dalam dunia pendidikan. Berbagai macam ‘formula’ telah ditawarkan, dan hingga saat ini terus dan masih berproses menuju ke arah yang dicita-citakan.
Yayasan Ar-Raihan, yang berdedikasi untuk terus berkontribusi dalam memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa merasa terpanggil untuk segera membuka lembaga pendidikan formal menengah tingkat pertama, yaitu “Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Terpadu” Ar-Raihan.
Dibukanya SMPIT Ar-Raihan ini didasarkan pada beberapa realitas, bahwa:
Meningkatnya kesadaran masyarakat atas pentingnya keterpaduan pendidikan umum dengan
agama, yang merupakan alternatif bagi terwujudnya karakter bangsa yang
berlandaskan nilai moral agama dan kepribadian bangsa.
Fakta bahwa di kota Bantul belum ada SMP “Islam Terpadu” sebagai kelanjutan dari kurikulum
SDIT, padahal di Bantul telah ada SDIT sekitar 10 unit. Sementara itu,
animo masyarakat menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah “IT” semakin tinggi;
akibatnya banyak anak-anak berprestasi yang melanjutkan pendidikan SMP di
luarkota Bantul, bahkan hingga ke luar kota, semisal di Jawa Tengah dan Jawa Timur
Visi
Membangun Generasi Ulil Albab,
yaitu generasi yang
sadar akan kedudukannya sebagai hamba Allah SWT untuk mengabdi dan terus berikhtiar mengembangkan ilmunya untuk memajukan kehidupan masyarakat dalam rangka ketaatannya sebagai seorang muslim.
Misi
- Terwujudnya sistem pendidikan Islam yang terintegrasi/terpadu baik dalam sistem dan proses pembelajaran, lingkungan sekolah, ruhiyah dan interaksi keteladanan.
- Terwujudnya proses belajar-mengajar yang concern dalam memberikan hasil signifikan terhadap kemajuan belajar anak didik guna memiliki karakter muslim yang utama.
- Terwujudnya manajemen sekolah berbasis mutu.
- Terwujudnya pembelajaran berbasis akidah, akhlaq dan ilmiah.
Profil Lulusan
- Beriman dan Berakhlaqul karimah sesuai tuntunan Al-Qur’an dan As-Sunnah dalam perilaku hidup sehari-hari.
- Mampu berpikir secarater padu/ integrated, bahwa segala ilmu yang dipelajari, baikayat-ayat qauliyah (Al-Qur’andan As-Sunnah) maupunayat-ayat kauniyah (sains) adalah dalam rangkai badah.
- Mencapai kemampuan akademik siswa yang tinggi sesuai standar Diknas.
- Memiliki landasan intelektual dan moral sepanjang hayat yang kuat, bertanggungjawab, bangga dan cinta menjadi warga negara dan warga dunia.
- Cakap menggunakan perangkat teknologi informasi/multimedia sebagai sumber belajar.
- Memiliki kemampuan hafalan 3 juz Al-Qur’an, dan ayat-ayat tematik
Waktu KBM
Kegiatan Belajar Mengajar dilaksanakan Hari Senin s.d. Sabtu,
pk. 07.15 - 15.00 WIB. Khusus hari Sabtu KBM diakhiri pk. 12.00 WIB.
Program Unggulan
- Tahfizh/Hafalan Al- Qur’an
- Ma’had Da’wah (Calon Da’i)
- Pembinaan Kewirausahaan
- Pembinaan Kepenulisan
Sistem Pembelajaran
Pembelajaran menggunakan sistem kelas,
kelompok kecil/halaqoh maupun privat.
Guru/Ustadz
- Tenaga pendidik adalah para guru /ustadz yang terpilih dan memiliki kualifikasi khusus guna memelihara dan melanjutkan pengembangan potensi peserta didik yang telah dimiliki sejak SD/MI. Para guru/ustadz ini adalah alumni dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta terkemuka di Yogyakarta dan sekitarnya.
- Para guru/ustadz memiliki spesialisasi dan totalitas perjuangan untuk terbentuknya peserta didik yang unggul dan berprestasi. Dengan dilandasi etos kerja yang ikhlas, cerdas, tuntas, mawas dan kerja keras; segenap civitas akademika yakin cita-cita ini akan mampu diwujudkan.
Biaya Pendidikan
Guna mendukung terselengara dan tercapainy atujuan pendidikan dengan baik,
maka besar biaya pendidikan diatur sebagai berikut:
Dana InfakPendidikan
Rp. 2.000.000,-
Rp. 2.500.000,-
….. menentukan sendiri
SPP tiapbulan:
Rp. 150.000,-
Rp. 200.000,-
Rp. 250.000,-
Biaya konsumsi (makan dan minum sebulan) Rp. 6.000,- x 25
hari = Rp. 150.000,-
Biaya seragam dan buku ditentukan kemudian
Dispensasi
Dispensasi diberikan kepada siswa berprestasi,
baik prestasi akademik maupun non-akademik. Dispensasi atau keringanan biaya diberikan kepada:
Juara/peringkat 1 – 5 tingkat sekolahnya
(dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolahnya).
Prestasi non-akademik berupa kejuaraan berbagai bidang:
seni, olahraga, keagamaan, ketrampilan dsb., baik dari tingkat nasional – provinsi –
kabupaten maupun kecamatan, dibuktikan piagam/sertifikat.
Adapun bagi siswa kurang mampu akan diberikan dispensasi sesuai dengan kesanggupan Orangtua.







